KONSEP DASAR SISTEM ADMINISTRASI R.I
1. Dynamic Governance
Boon, dan Geraldine (2007:52)
merumuskan Dynamic Governance sebagai
bagaimana bekerjanya berbagai kebijakan, institusi dan struktur yang telah
dipilih sehingga dapat beradaptasi dengan ketidakmenentuan dan perubahan
lingkungan yang cepat sehingga kebijakan, institusi dan struktur tersebut tetap
relevan dan efektif dalam pencapaian keinginan jangka panjang masyarakat.
Esensi dasar dari dynamic governance adalah
perlunya melakukan perubahan untuk mengantisipasi perubahan yang cepat dan
kadang tidak terantisipasi. Menurut Boon
Siong Neo and Geraldine Chen (2007) Dalam
menjalankan pemerintahan diperlukan orang
yang mampu membawa masyarakat (able people) sehingga mampu menjalankan pemerintahan dinamis
yang cepat, responsif, dan efisien (agile process) dengan menggunakan
prinsip 3T: Berpikir ke depan dan antisipatif (think ahead), mengkaji ulang hasil pemikiran (think again), dan Berpikir secara lateral, horizontal
serta lintas disiplin (think across).
2. Whole of Government
Whole
of Goverment (WoG)
menurut United States Institute of Peace
(USIP) adalah sebuah pendekatan yang mengintegrasikan upaya kolaboratif
dari instansi pemerintah untuk menjadi kesatuan menuju tujuan bersama, juga
dikenal sebagai kolaborasi, kerjasama antar instansi dengan aktor pelayanan
dalam menyelesaikan suatu masalah pelayanan.
Shergold
(2004: 11) mendefinisikan Whole of Government (WoG) sebagai pelayanan publik oleh pemerintah yang
berkerja lintas batas untuk mencapai tujuan bersama dan memberikan tanggapan
terpadu terhadap isu-isu tertentu. Pendekatan yang diambil bisa pendekatan
formal maupun pendekatan informal. Whole of government dapat diaplikasikan agar
pemerintah dapat memberikan layanan berkualitas bagi masyarakat dan memastikan
bahwa pekerjaan yang diemban oleh aparatur pemerintahan dapat berjalan efektif
dan efisien.
3.
Collaborative
Government
Secara umum dijelaskan bahwa Collaborative Governance merupakan sebuah proses yang di dalamnya
melibatkan berbagai stakeholder yang terkait untuk mengusung kepentingan
masing-masing instansi dalam mencapai tujuan bersama. (Cordery, 2004;Hartman et
al.,2002).
Balogh (2011:2) mendefinisikan Collaborative Governance sebagai sebuah proses dan struktur dalam
manejemen dan perumusan keputusan kebijakan publik yang melibatkan aktor-aktor
yang secara konstruktif berasal dari berbagai level, baik dalam tataran
pemerintahan dan atau instansi publik, institusi swasta dan masyarakat sipil
dalam rangka mencapai tujuan pubik yang tidak dapat dicapai apabila
dilaksanakan oleh satu pihak saja.
4.
Public
Governance
Menurut Komite Nasional
Kebijakan Governance (KNKG) Public
Governance merupakan sistem
atau aturan perilaku terkait dengan pengelolaan wewenang oleh para
penyelenggara negara dalam menjalankan tugasnya secara bertanggung jawab dan
akuntabel. Pada dasarnya mengatur pola hubungan antara penyelenggara negara dan
masyarakat, antara penyelenggara negara dan lembaga negara, serta antar lembaga
negara. Prinsip atau azas Public
Governance adalah demokrasi,
transparansi, akuntabilitas, budaya hukum serta kewajaran dan kesetaraan.
5. Sound Government
Tata kelola yang baik terdiri dari beberapa komponen
utama. Sebagai sistem yang dinamis, unsur-unsur komponen utama itu seperti
proses, struktur, nilai pengetahuan, aturan, organisasi, manajemen, kebijakan,
sektor swasta, globalisasi, akuntabilitas, dan transparansi (Farazmand, 2004). Sound
Government merupakan interaksi
secara dinamis satu sama lain dan semuanya membentuk kesatuan yang unik dengan
membangun inklusifitas relasi politik antara negara/ pemerintah, civil society,
dan sektor bisnis. Beroperasi dengan keragaman, kompleksitas, intensitas
internal, tantangan eksternal, hambatan, dan peluang untuk menjaga agar sistem
pemerintahan tetap fokus pada arahan dan tindakan dengan tujuan. Sedangkan
karakteristik dari proses tersebut berkontribusi pada peningkatan kapasitas,
inovasi, kreativitas, dan respon adaptif (Farazmand,
2004)
6.
Good
Governance
Pengertian Good governance berdasarkan
UNDP adalah hubungan yang sinergis dan
konstruktif di antara negara, sektor swasta dan masyarakat (society) dalam prinsip-prinsip;
partisipasi, supremasi hukum, transparansi, cepat tanggap, membangun konsesus,
kesetaraan, efektif dan efisien, bertanggungjawab serta visi stratejik.
Sedangkan menurut LAN dan BPKP Good Governance merupakan proses penyelenggaraan kekuasaan Negara, oleh
sebab itu, melaksanakan penyediaan Public
goods dan services. Good Governance yang efektif menuntut
adanya koordinasi yang baik dan integritas, profesionalisme serta etos kerja
dan moral yang tinggi. Agar kepemerintahan yang baik menjadi realitas dan
berhasil diwujudkan, diperlukan komitmen dari semua pihak, pemerintah, dan
masyrakat.
7.
Good
Corporate Governance
Good Corporate
Governance menurut Wahyudi
Prakarsa (2007:120) adalah suatu mekanisme
administratif yang mengatur hubungan-hubungan antara manajemen perusahaan,
komisaris, direksi, pemegang saham dan kelompok- kelompok kepentingan (stakeholders) yang lain.
Hubungan-hubungan ini dimanifestasikan dalam bentuk berbagai aturan permainan
dan sistem insentif sebagai kerangka kerja yang diperlukan untuk menentukan
tujuan-tujuan perusahaan dan cara-cara pencapaian tujuan-tujuan serta
pemantauan kinerja yang dihasilkan.”
Sedangkan menurut Sukrisno Agoes (2011:101): “Good Corporate Governance adalah tata kelola perusahaan yang baik yaitu suatu sistem
yang mengatur hubungan peran Dewan Komisaris, peran Dewan Direksi, pemegang
saham, dan pemangku kepentingan lainnya. Tata kelola perusahaan yang baik juga
disebut sebagai suatu proses yang transparan atas penentuan tujuan perusahaan,
pencapaiannya, dan penilaian kinerjanya.”
8.
Government
“Government is a group of people that governs a
community or unit. It sets and administers public policy and exercises
executive, political and sovereign power through customs, institutions, and
laws within a state.” – Business Dictionary, 2013. (Pemerintah (Government) adalah sekelompok
orang yang mengatur sebuah komunitas atau unit. Yang menetapkan dan mengelola
kebijakan publik dan kekuasaan eksekutif, politik dan berdaulat melalui bea
cukai, lembaga, dan hukum dalam negara – Business Dictionary, 2013)
“Political system by which a body of people is administered
and regulated. Different levels of government typically have different
responsibilities.” – Merriam Webster, 2013. (Sistem politik yang
mengatur dan mengelola rakyat. Tingkat pemerintahan yang berbeda biasanya
memiliki tanggung jawab yang berbeda – Merriam Webster, 2013)
9.
Governance
“Governance is the
action, manner, or system of governing” – Collins, 2009. (Pemerintahan
(Governance) adalah tindakan, cara atau
sistem sebuah pemerintahan– Collins, 2009)
“Governance means the process of decision-making and the
process by which decisions are implemented (or not implemented).” –
UNESCAP, 2013. (Tata kelola (Governance)
merupakan proses pengambilan keputusan dan proses dengan mana keputusan tersebut
akan diimplementasikan (atau tidak diimplementasikan) – UNESCAP, 2013)
DAFTAR PUSTAKA
Gafar, Tengku.
2016. Dynamic Governance - Embedding
Culture, Capabilities and Change in Singapore. https://www.researchgate.net/publication/323345140_DYNAMIC_GOVERNANCE_
_Embedding_Culture_Capabilities_and_Change_in_Singapore (Diakses 15
Desember 2018)
Admin BDK. 2018.
Whole of Goverment dan Tantangannya. https://bdksemarang.kemenag.go.id/whole-of-goverment-dan-tantangannya/ (Diakses pada 15 Desember 2018)
Febrian, Ranggi Ade. 2016. Collaborative Governance Dalam
Pembangunan Kawasan Perdesaan (Tinjauan Konsep dan Regulasi). Jurnal Pemerintahan, Politik dan Birokrasi Vol. II
No. 1
Hoesada,
Jan. 2013. Good Public Governance. https://www.ksap.org/sap/good-public-governance/ (Diakses pada 15 Desember 2018)
Anita.
2017. Pengertian Good Governance Menurut
Para Ahli Secara Lengkap. https://www.daftarinformasi.com/pengertian-good-governance/ (Diakses pada 15 Desember 2018)
Sherman. Jonathan. 2013. Perbedaan Government dan Governance https://www.scribd.com/doc/137571648/Perbedaan-Government-Dan-Governance (Diakses pada
15 Desember 2018)
Faster,
Philip. 2013. Konsep Government
(Pemerintah) dan Governance (Pemerintahan/ Tata Kelola). http://indowhiz.blogspot.com/2013/02/konsep-government-pemerintah-dan.html (Diakses pada 15 Desember 2018)
Komentar
Posting Komentar