UTS PENGANTAR ILMU ADM.NEGARA SEMESTER I
SOAL
1. Jelaskan
:
a. Pengertian
Ilmu Adminstrasi Publik
b. Focus
dan locus Administrasi Publik
c. Administrasi
Negara bersifat multidisiplin
2.Administrasi
Negara diidentikan dengan orientasi sifat ke luar atau kepada kepentingan
publik. Bagaimana
pendapatmu tentang pernyataan tersebut? Jelaskan!
3. Administrasi
Negara merupakan lembaga yang memegang monopoli kekuasaan pemaksa (coersive
power) yang sah. Jelaskan!
JAWABAN
- Dimock, Dimock, & Fox "Administrasi publik merupakan produksi barang barang dan jasa yang direncanakan untuk melayani kebutuhan masyarakat konsumen. Definisi tersebut melihat administrasi publik sebagai kegiatan ekonomi atau serupa dengan bisnis, tetapi khusus menghasilkan barang dan pelayanan publik."
- Barton & Chappel "Administrasi publik sebagai the work of government atau pekerjaan yang dilakukan pemerintah. Dalam definisi ini lebih menekankan aspek keterlibatan personil dalam memberikan pelayanan kepada publik."
- Nigro & Nigro "Administrasi publik adalah usaha kerjasama kelompok dalam suatu lingkungan publik yang mencakup ketiga cabang, yaitu: yudikatif, legislatif, dan eksekutif; mempunyai suatu peranan penting dalam memformulasikan kebijakan publik sehingga menjadi bagian dari proses politik; yang sangat membedakan dengan cara-cara yang ditempuh oleh administrasi swasta dan berkait erat dengan beberapa kelompok swasta dan individu dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat. Definisi ini lebih menekankan proses institusional, yaitu bagaimana usaha kerjasama kelompok sebagai kegiatan publik yang benar-benar berbeda dari kegiatan swasta."
- Starling "Administrasi publik sebagai semua yang dicapai pemerintah atau dilakukan sesuai dengan yang dijanjikan pada waktu kampanye pemilihan. Dengan kata lain, batasan tersebut menekankan aspek accomplishing side of government dan seleksi kebijakan publik."
- Rosenbloom "Administrasi publik sebagai pemanfaatan teori dan proses-proses manajemen, politik, dan hukum untuk memenuhi mandat pemerintah dalam rangka menjalankan fungsi pengaturan dan pelayanan masyarakat."
- Nicholas Henry "Administrasi publik adalah suatu kombinasi yang kompleks antara teori dan praktek, dengan tujuan mempromosikan pemahman terhadap pemerintah dalam hubunganya dengan masyarakat yang diperintah dan untuk mendorong kebijakan publik agar lebih responsif terhadap kebutuhan public"
- Gerald Caiden (1982) "Administrasi publik melingkupi segala kegiatan yg berhubungan dengan penyelenggaraan urusan publik atau kebutuhan publik."
- John M. Pfiffner "Administrasi publik meliputi pelaksanaan kebijakan negara yang telah ditetapkan oleh badan perwakilan politik"
- Leonard D. White "Administrasi Publik adalah semua kegiatan atau usaha untuk mencapai tujuan dengan mendasarkan kepada kebijakan Negara."
- E.H. Litcfiled "Administrasi Negara adalah suatu studi mengenai bagaimana bermacam-macam badan pemerintah diorganisir, dilengkapi tenaga, tenaganya dibiayai, digerakkan dan dipimpin"
- Mc Curdy (1986) "Administrasi publik yaitu sebagai salah satu metode pemerintah suatu negara dan dapat dilihat sebagai suatu proses politik serta dapat juga dianggap sebagai cara prinsipil untuk melaksanakan berbagai fungsi negara. Berarti administrasi negara tidak hanya mengurusi soal administrative negara melainkan juga persoalan politik. Orang biasa menyebutnya dengan Birokrasi."
- Fesler (1980) "Administrasi publik yaitu penyusunan dan pelaksanaan kebijakan yang dilakukan oleh birokrasi dalam sekala besar untuk kepentingan publik. Dalam teori ini pemegang kekuasaan mempunyai wewenang atau tanggung jawab yang besar dalam mengambil setiap kebijakan guna memenuhi kebutuhan publik. Pemegang kekuasaan diharapkan lebih responsif dalam mengambil kebijakan publik."
- Prajudi Atmosudirojo "Administrasi Publik adalah administrasi daripada negara sebagai suatu organisasi, dan administrasi yang mengejar tercapainya suatu tujuan-tujuan yang bersifat kenegaraan."
- Marshall E. Dimock, Gladys O. Dimock dan Louis W. Koenig "Administrasi Publik merupakan suatu kegiatan pemerintah di dalam melaksanakan kekuasaan politiknya."
- Arifin Abdulrachman "Administrasi Publik merupakan ilmu yang mempelajari pelaksanaan dari politik negara."
- Dwight Waldo "Administrasi Publik adalah suatu manajemen dan organisasi daripada manusia-manusia dan peralatannya guna mencapai tujuan pemerintah."
- Dr.H.Amin Ibrahim (2007:17) "Administrasi publik adalah seluruh upaya penyelenggaraan pemerintah yang meliputi kegiatan manjemen pemerintah (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan) dengan mekanisme kerja dan dukungan sumber daya manusia serta dkungan administrasi/tata usahanya."
- Siagian (1996:8) "Administrasi Negara ialah keseluruhan kegiatan yang dilakukan oleh seluruh aparatur pemerintah dari suatu negara dalam usaha mencapai tujuan negara."
a) Berdasarkan pandangan menurut para ahli yang sudah disebutkan diatas dapat
ditarik kesimpulan bahwa pengertian Administrasi Publik adalah segala hal
yang dilakukan secara managerial mengatur proses kenegaraan (pemerintahan) yang bersifat nonprofit namun
benefit melalui tiga elemen lembaga yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif ditujukan pada masyarakat untuk melakukan pelayanan publik sesuai dengan tujuan negara yang telah
ditetapkan dalam undang-undang.
b) Fokus
Administrasi Publik
Fokus adalah apa yang menjadi pembahasan penting
dalam memepelajari ilmu administrasi public. Dalam hal ini yang menjadi fokus
dari ilmu administrasi publik adalah teori organisasi dan ilmu manajemen. Menurut Yeremias T Keban ruang lingkup (fokus)
dari studi Administrasi Publik meliputi 6 dimensi,
yaitu:
1. Dimensi
Kebijakan
2. Dimensi
Organisasi
3. Dimensi
Managemen
4. Dimensi Moral
dan Etika
5. Dimensi
Lingkungan
6. Dimensi
Akuntabilitas Kinerja
Locus
Administrasi Publik
Locus = institutional “where” of field – the place (domain/ranah) = tempat yg menggambarkan dimana ilmu
tersebut berada.
Pengertian lama dari
locus adalah tindakan eksekutif atau
aktivitas badan eksekutif yang mempelajari studi tentang birokrasi
dalam hal struktur (susunan, hierarki), fungsi, dan behavior (perilaku/tindakan).
Pengertian baru dari
locus adalah tindakan eksekutif dari lembaga negara maupun non negara yang mempelajari studi
tentang organisasi publik dalam
hal struktur, fungsi, perilaku/ tindakan, dan Kolaborasi
Dengan adanya pergeseran makna publik, maka ilmu administrasi
publik menemukan lokusnya secara lebih jelas yaitu organisasi publik yang semua
aktivitas terjadi pada birokrasi pemerintah dan organisasi non pemerintah bertugas
untuk menjalankan fungsi pemerintahan.
Berfokus pada persoalan publik (public affairs), dan
bagaimana persoalan tersebut dapat dipecahkan dengan instrumen kebijakan publik.
Atau lebih singkatnya lokus adalah tempat yang menggambarkan di mana ilmu
tersebut berada. Dalam hal ini lokus dari ilmu administrasi publik adalah:
kepentingan publik (public interest) dan persoalan publik (public affair).
c) Administrasi
Negara/ Teori Administrasi Negara dikatakan sebagai teori yang
multidisiplin (kompleks) karena administrasi negara masih meminjam
berbagai konsep dan teori-teori dari ilmu lain seperti ilmu politik, sosiologi,
administrasi niaga dan ilmu hukum. Ini berarti konsep administrasi negara
dipahami melalui berbagai definisi, teori, paradigma, pendekatan, metode
tertentu yang bersifat umum dan menyeluruh, serta belum spesifik mengenai apa
itu administrasi negara sendiri. Teori administrasi negara hingga saat ini
masih menjadi bagian dari disiplin ilmu lain atau belum menjadi suatu studi
yang independen. Pada dasarnya hal ini bukan disebabkan oleh adanya perubahan
perhatian pada fokus administrasi negara, melainkan lebih pada inferiority
complex dari para pendukungnya dan ketidakpastian karena kritik hebat yang
terus-menerus diberikan menyangkut professional performance serta
kelemahan akademiknya.
2. Saya
setuju apabila terdapat pernyataan bahwa Administrasi Negara diidentikan dengan
orientasi sifat ke luar atau kepada kepentingan publik. Karena berdasarkan
orientasi sikap administrasi. Orientasi sikap administrasi negara itu ditandai
oleh : Pandangan
keluar, Perhatian
pada pantulan sosial, Kesadaran
akan nilai-nilai politik, Cermin
rasa kemaysrakatan, Ekspresi
tujuan-tujuan sosial, Bukti
rasa kemanusiaan, Kepatuhan
pada masa depan, Percaya
pada masa depan, Prihatin
atas kemalangan masyarakat, Menyadari
tanggungjawab sosialnya, Mengembangkan
sikap tanggap, Menyadari
nilai-nilai yang diwakili. Kesemua orientasi sikap yang harus dimiliki oleh
administrator/ Pejabat publik diatas pada dasarnya adalah orientasi dengan
pandangan ke luar, yaitu kepada publik yang diidentikkan dengan sikap dari
organisasi sektor pemerintah yang lebih mengutamakan kepentingan untuk publik,
tanpa adanya tujuan memperkaya diri sendiri dengan menggunakan jabatan dan
kewenangan yang dimiliki,
3. Administrasi negara memegang monopoli kekuasaan pemaksa (coersive power)
yang sah. Maksudnya, dalam penerapannya admistrasi negara memiliki otoritas
istimewa untuk mempengaruhi orang atau badan lain untuk menjalankan perintah
atau melakukan sesuatu yang tidak bisa mereka tolak. Administrasi negara
tidak dapat dihindari antara warga negara dengan pemimpin negara. Maka dari itu
warga negara harus patuh dengan pemimpin negara, karena negara mempunyai pengendalian
atau pengawasan sosial yang bersifat legal dan koersif yang berfungsi
menjaga dari kekacauan dan terdapat dampak konsekuensi yang timbul apabila
melanggar mendapat hukuman atau sangsi tersendiri.
- Sri Yuliani dalam buku Pengantar Ilmu Administrasi Negara 2004:38 “Mempunyai kewenangan untuk memaksakan kehendaknya pada masyarakat untuk menciptakan Kepatuhan terhadap Hukum, Kekuasaan untuk melaksanakan Paksaan dipahami sebagai (coercive power), Administrasi Negara juga merupakan penjelamaan dari hal tersebut dan diwujudkan dalam lembaga-lembaga negara seperti kepolisian, Kehakiman, Militer, dll”
- March dalam On Leadership 2005:52-53 ”Tanpa kekuasaan, individu akan anarkis, pemimpin tidak bergigi, sanksi tidak dipatuhi, dan sebab itu ketiadaan kekuasaan kerap dianggap situasi chaos (kekacauan). Ketiadaan kekuasaan dalam organisasi membuat organisasi kehilangan konsep pengendalian dan berujung pada ketidaktercapaian tujuan organisasi, bahkan chaos dalam organisasi”.
DAFTAR PUSTAKA
mantap, salam kenal saya mahaiswa administrasi negara juga
BalasHapusStisipol pahlawan 12